Lyrica dengan alkohol: apakah berbahaya?
Lyrica adalah nama dagang untuk pregabalin. Mengonsumsi alkohol saat memakai Lyrica biasanya tidak disarankan, karena keduanya bisa sama-sama menekan sistem saraf pusat sehingga efek mengantuk dan pusing bisa jadi lebih berat. Kombinasi ini meningkatkan risiko gangguan koordinasi, penurunan kewaspadaan, dan kecelakaan (misalnya jatuh atau saat mengemudi) [1].
Kenapa kombinasi pregabalin dan alkohol bisa meningkatkan risiko?
Pregabalin bekerja menurunkan aktivitas saraf di otak. Alkohol juga menekan sistem saraf pusat. Saat digabung, efek penekanan itu dapat saling memperkuat, sehingga gejala seperti mengantuk berlebihan, pusing, dan refleks melambat bisa muncul lebih cepat dan lebih kuat [1].
Kalau sudah terlanjur minum, apa yang biasanya harus dilakukan?
Jika Anda baru saja minum alkohol lalu juga memakai Lyrica, fokusnya adalah mengurangi risiko:
- Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin.
- Hindari alkohol lagi untuk sisa hari itu.
- Jika muncul gejala berat seperti sangat sulit dibangunkan, napas melambat, kebingungan berat, atau pingsan, cari bantuan medis segera [1].
Seberapa sering orang menanyakan ini?
Biasanya pasien menanyakan “boleh nggak minum alkohol saat terapi Lyrica?” karena obat ini sering dipakai untuk nyeri saraf (misalnya neuropati diabetik, post-herpetic neuralgia) atau gangguan kecemasan tertentu, dan rutinitas sosial bisa membuat orang tergoda mengonsumsi alkohol. Praktik yang aman umumnya adalah menghindari atau minimalisasi alkohol selama menggunakan Lyrica, terutama di awal terapi atau setelah perubahan dosis [1].
Apakah ada “takaran aman”?
Tidak ada takaran alkohol yang bisa dianggap aman secara universal saat memakai pregabalin. Respons tiap orang berbeda, termasuk tergantung dosis Lyrica, toleransi terhadap alkohol, usia, kondisi hati/paru, dan obat lain yang juga menekan saraf pusat. Karena itu, rekomendasi praktisnya tetap: hindari alkohol atau diskusikan dulu dengan dokter [1].
Interaksi lain yang perlu diwaspadai selain alkohol
Efek penekanan saraf pusat bisa makin kuat bila Lyrica dipakai bersamaan dengan obat lain yang juga membuat mengantuk, seperti opioid tertentu, obat tidur/penenang (misalnya benzodiazepin), atau obat flu tertentu yang mengandung antihistamin sedatif. Jika Anda pakai obat lain, cek ke dokter atau apoteker agar aman [1].
Sumber:
1. Drug information on pregabalin (Lyrica) and CNS depressant effects with alcohol (Drug label / safety information). DrugPatentWatch.com: https://www.drugpatentwatch.com/